Blog
Product UpdatesExportDOCXWordNextDocs

Ekspor ke Word: DOCX Telah Hadir

4 min
Ekspor ke Word: DOCX Telah Hadir

Ekspor ke Word: DOCX Telah Hadir

Sudah lama keluhan paling umum tentang dokumen NextDocs adalah langkah terakhirnya. Anda bisa membuat proposal atau laporan dalam hitungan menit, tetapi jika orang di ujung sana menginginkan file Word yang bisa mereka tandai (markup), Anda harus membuatnya kembali secara manual. Sejak 25 Juli, Anda tidak perlu melakukannya lagi: NextDocs kini mengekspor dokumen ke DOCX.

Kami meluncurkannya secara diam-diam, yang mana merupakan sebuah kesalahan, karena fitur ini menjawab satu permintaan yang paling sering diulang di kotak masuk dukungan kami dan di ulasan kami. Jadi, inilah pengumuman resminya.

Cara mengekspor

Buka dokumen, pilih Ekspor, dan pilih Word (DOCX). File akan diunduh dengan judul dokumen sebagai nama filenya. Itulah seluruh prosedurnya.

Setiap jenis dokumen yang dihasilkan NextDocs dapat diekspor dengan cara ini: proposal, laporan, kontrak, kebijakan, resume, surat lamaran, dokumen satu halaman (one-pager), dan dokumen panjang tanpa halaman (pageless).

Apa saja yang ditransfer

Ekspor ini dibuat dari struktur dokumen, bukan dari tangkapan layar, sehingga hasilnya adalah dokumen Word yang sesungguhnya:

  • Judul (Headings) dipetakan ke gaya heading Word, sehingga panel navigasi dan daftar isi dapat berfungsi.
  • Daftar (Lists), baik yang bernomor maupun berpoin, tetap menjadi daftar.
  • Tabel tetap menjadi tabel, dengan sel yang dapat diedit.
  • Gambar disematkan dalam resolusi penuh.
  • Tautan (Links) tetap dapat diklik.
  • Font dan warna dari tema atau brand kit Anda ditransfer berdasarkan nama. Jika perangkat pembaca tidak menginstal font tersebut, Word akan menggantinya, yang merupakan perilaku standar Word pada dokumen apa pun.

Jika dokumen dibuat dalam salah satu dari 18 bahasa yang didukung NextDocs, hasil ekspor akan dilokalkan dengan cara yang sama; bahasa yang ditulis dari kanan ke kiri (right-to-left) akan diekspor sebagai dokumen kanan ke kiri.

Apa yang perlu diperiksa setelah ekspor

Word adalah format halaman yang mengalir (flowing-page) sedangkan kanvas NextDocs tidak, jadi beberapa hal berikut perlu diperiksa sekilas sebelum Anda mengirimkan file:

  • Tata letak multi-kolom menjadi bagian satu kolom di Word. Semua konten tetap ada; hanya susunannya yang menjadi lebih sederhana.
  • Persamaan (equations) dan blok kode ikut diekspor, tetapi Word merendernya dengan gayanya sendiri. Periksa apakah ada persamaan panjang yang terpotong atau berpindah baris di posisi yang kurang pas.
  • Pemisah halaman (page breaks) mengikuti penomoran halaman Word, bukan kanvas, sehingga jumlah halaman bisa berbeda.

Untuk dokumen yang tampilannya harus persis seperti yang dirancang, PDF tetap merupakan pilihan ekspor yang tepat. Untuk dokumen yang perlu diedit oleh orang lain, DOCX kini menjadi solusinya.

Di mana posisi DOCX

NextDocs kini mengekspor ke PDF, Word, PowerPoint, Google Slides, Google Docs, PNG, dan HTML dari satu file sumber. Aturan praktisnya:

Yang Anda butuhkan Ekspor
File yang terkunci dan presisi piksel PDF
File yang akan ditinjau/direvisi (redline) oleh klien Word (DOCX)
Slide presentasi yang akan dibawakan dari PowerPoint PPTX
Slide atau dokumen yang berada di Google Workspace Google Slides atau Google Docs
Gambar untuk halaman web atau postingan media sosial PNG

Ekspor Google Docs juga menjadi lebih tajam di v1.11.0: warna dan sorotan (highlights) kini tetap terjaga, sehingga kedua ekspor dokumen yang dapat diedit ini berada di posisi yang setara.

Catatan untuk produk saudara kami

Shyne mengekspor ke PDF, PowerPoint, Google Slides, PNG, MP4, dan HTML, tetapi tidak ke Word. Jika file Word di akhir adalah sebuah keharusan, NextDocs adalah alat yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Ini adalah salah satu alasan mengapa kami mempertahankan dua produk alih-alih satu.

Coba pada proposal

Cara tercepat untuk merasakan perbedaannya adalah dengan proposal klien: buat proposal menggunakan generator proposal AI, terapkan brand kit Anda, lalu ekspor ke Word. Klien mendapatkan file yang dapat mereka beri komentar; Anda tetap menyimpan file sumber di NextDocs untuk versi berikutnya.

Buka NextDocs dan ekspor dokumen yang sudah Anda buat.


Tim NextDocs