Sudah lama keluhan paling umum tentang dokumen NextDocs adalah langkah terakhirnya. Anda bisa membuat proposal atau laporan dalam hitungan menit, tetapi jika orang di ujung sana menginginkan file Word yang bisa mereka tandai (markup), Anda harus membuatnya kembali secara manual. Sejak 25 Juli, Anda tidak perlu melakukannya lagi: NextDocs kini mengekspor dokumen ke DOCX.
Kami meluncurkannya secara diam-diam, yang mana merupakan sebuah kesalahan, karena fitur ini menjawab satu permintaan yang paling sering diulang di kotak masuk dukungan kami dan di ulasan kami. Jadi, inilah pengumuman resminya.
Buka dokumen, pilih Ekspor, dan pilih Word (DOCX). File akan diunduh dengan judul dokumen sebagai nama filenya. Itulah seluruh prosedurnya.
Setiap jenis dokumen yang dihasilkan NextDocs dapat diekspor dengan cara ini: proposal, laporan, kontrak, kebijakan, resume, surat lamaran, dokumen satu halaman (one-pager), dan dokumen panjang tanpa halaman (pageless).
Ekspor ini dibuat dari struktur dokumen, bukan dari tangkapan layar, sehingga hasilnya adalah dokumen Word yang sesungguhnya:
Jika dokumen dibuat dalam salah satu dari 18 bahasa yang didukung NextDocs, hasil ekspor akan dilokalkan dengan cara yang sama; bahasa yang ditulis dari kanan ke kiri (right-to-left) akan diekspor sebagai dokumen kanan ke kiri.
Word adalah format halaman yang mengalir (flowing-page) sedangkan kanvas NextDocs tidak, jadi beberapa hal berikut perlu diperiksa sekilas sebelum Anda mengirimkan file:
Untuk dokumen yang tampilannya harus persis seperti yang dirancang, PDF tetap merupakan pilihan ekspor yang tepat. Untuk dokumen yang perlu diedit oleh orang lain, DOCX kini menjadi solusinya.
NextDocs kini mengekspor ke PDF, Word, PowerPoint, Google Slides, Google Docs, PNG, dan HTML dari satu file sumber. Aturan praktisnya:
| Yang Anda butuhkan | Ekspor |
|---|---|
| File yang terkunci dan presisi piksel | |
| File yang akan ditinjau/direvisi (redline) oleh klien | Word (DOCX) |
| Slide presentasi yang akan dibawakan dari PowerPoint | PPTX |
| Slide atau dokumen yang berada di Google Workspace | Google Slides atau Google Docs |
| Gambar untuk halaman web atau postingan media sosial | PNG |
Ekspor Google Docs juga menjadi lebih tajam di v1.11.0: warna dan sorotan (highlights) kini tetap terjaga, sehingga kedua ekspor dokumen yang dapat diedit ini berada di posisi yang setara.
Shyne mengekspor ke PDF, PowerPoint, Google Slides, PNG, MP4, dan HTML, tetapi tidak ke Word. Jika file Word di akhir adalah sebuah keharusan, NextDocs adalah alat yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Ini adalah salah satu alasan mengapa kami mempertahankan dua produk alih-alih satu.
Cara tercepat untuk merasakan perbedaannya adalah dengan proposal klien: buat proposal menggunakan generator proposal AI, terapkan brand kit Anda, lalu ekspor ke Word. Klien mendapatkan file yang dapat mereka beri komentar; Anda tetap menyimpan file sumber di NextDocs untuk versi berikutnya.
Buka NextDocs dan ekspor dokumen yang sudah Anda buat.
Tim NextDocs

Rangkuman semua yang dirilis antara Juni dan September, bawa font Anda sendiri, ekspor Word, dokumen panjang yang selesai, teks kanvas yang lebih kaya, model baru di setiap jalur, Memori AI, dan meja bantuan yang terhubung dengan manusia, ditambah catatan singkat tentang apa yang baru di Shyne.
Baca selengkapnya
Contoh pengerjaan lengkap, beserta perintah (prompt) yang sebenarnya, mulai dari draf kasar hingga proposal bermerek yang diekspor ke Word agar klien dapat memberikan komentar. Lima belas menit, sebagian besar waktunya digunakan untuk membaca.
Baca selengkapnya
Tentukan identitas merek Anda sekali saja dengan warna, font, logo, dan nada suara. Setiap dokumen yang Anda buat mengikuti itu. Tidak ada lagi output yang tidak konsisten. Selalu tetap sesuai merek.
Baca selengkapnya